Fraksi PKS Tidak Setuju, Pembangunan RTH Brantas Tabrak PP Nomor 38 Tahun 2011

WARTAJATIM.COM: KEDIRI - Rapat Sidang Paripurna Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi tentang 5 Raperda di Kantor DPRD Kota Kediri, Jalan Mayor Bismo, Kota Kediri, Kamis (22/3) pukul 09.00 WIB. 

Pendapat Fraksi PKS DPRD Kota Kediri, Nurfulaeli menyampaikan, catatan mendasar tidak setuju atas pembanguanan RTH Brantas.

"Alasannya pembangunan RTH Brantas tidak sesuai dengan PP Nomor 38 Tahun 2011, tentang sungai, dimana mengacu Pasal 9 Garis sempadan pada sungai tidak bertanggul di dalam kawasan perkotaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (2) huruf a ditentukan: a. paling sedikit berjarak 10 meter dari tepi kiri dan kanan palung sungai sepanjang alur sungai, dalam hal kedalaman sungai kurang dari atau sama dengan 3 meter," terangnya.

Sementara, Kholifi Yunon Ketua DPRD Kota Kediri, Ditanya Fraksi yang tidak setuju adanya RTH Brantas, Dikatakan Yunon, bahwa persoalan pembangunan RTH ada yang tidak setuju itu hak mereka. Proyek pembangunan di RTH sudah dikerjakan.

"Justru, sebelumnya dibangun RTH Brantas ini, sudah melalui tahapan perencanaan, pembahasan di Komisi, juga dibahas di Badan Anggaran," beber Yunon.

Menurut Yunon, bahwa dari semua anggota dewan tidak ada rekomendasi atau catatan apapun mengatakan tidak setuju. Artinya berati pembangunan RTH tidak ada persoalan.

"Proyek RTH itu berasal dari Anggaran APBD Tahun 2017," tegasnya. 

Ia memahami bahwa hak mereka kalau Fraksi sekarang ini tidak setuju terkait pembangunan RTH Brantas, kita mau bilang apa lagi.

"Pihaknya hanya bisa berdoa dan berharap bahwa persoalan ini cepat diselesaikan," harap Yunon.

Sementara, Pjs Wali Kota Kediri Jumadi, ditanya terkait RTH Brantas, pihaknya justru balik bertanya, bahwa munculnya pembangunan RTH Brantas dari APBD. "Sedangkan, Perdanya yang membahas dan menyetujui dari Dewan sendiri. Jadi, silahkan anda simpulkan sendiri," jawab Jumadi singkat. (prijo)

Berita Terbaru

Index Berita